ISTQB® Certified Tester Security Tester (CT-SEC)

Rp3.000.000

Sertifikasi ISTQB® Security Tester (CT-SEC) berfokus pada perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi security test dari berbagai perspektif, termasuk risk, requirements, vulnerability, dan human factors. Sertifikasi ini juga mencakup security testing tools dan standar.

Description

Audiens
Sertifikasi Security Tester ditujukan bagi orang-orang yang telah memiliki sejumlah pengalaman dalam security testing dan ingin mengembangkan lebih lanjut keahliannya di bidang security testing.

Untuk memperoleh sertifikasi ini, kandidat harus memiliki sertifikat Certified Tester Foundation Level dan tidak kurang dari 3 (tiga) tahun pengalaman akademik, praktis, atau konsultasi yang relevan. Silakan hubungi ISTQB® Member Board atau Exam Provider untuk menentukan kriteria pengalaman praktis secara spesifik.

Struktur Ujian

  • Jumlah Soal: 45
  • Skor Kelulusan: 52
  • Total Poin: 80
  • Durasi Ujian (menit): 120 (+25% untuk peserta dengan bahasa non-native)

Hasil Bisnis
Advanced Level tester yang telah lulus ujian modul “Advanced Security Tester” diharapkan mampu mencapai tujuan bisnis berikut:

  • Merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi security test dari berbagai perspektif — policy-based, risk-based, standards-based, requirements-based, dan vulnerability-based
  • Menyelaraskan aktivitas security test dengan aktivitas project lifecycle
  • Menganalisis penggunaan efektif teknik risk assessment dalam suatu situasi untuk mengidentifikasi ancaman keamanan saat ini dan di masa depan serta menilai tingkat keparahannya
  • Mengevaluasi security test suite yang ada dan mengidentifikasi security test tambahan yang diperlukan
  • Menganalisis sekumpulan kebijakan dan prosedur keamanan tertentu, beserta hasil security test, untuk menentukan efektivitasnya
  • Untuk skenario proyek tertentu, mengidentifikasi tujuan security test berdasarkan fungsionalitas, atribut teknologi, dan kerentanan yang diketahui
  • Menganalisis suatu situasi tertentu dan menentukan pendekatan security testing yang paling mungkin berhasil dalam situasi tersebut
  • Mengidentifikasi area yang memerlukan security testing tambahan atau yang ditingkatkan
  • Mengevaluasi efektivitas security mechanisms
  • Membantu organisasi membangun kesadaran keamanan informasi (information security awareness)
  • Mendemonstrasikan mentalitas penyerang (attacker mentality) dengan menemukan informasi kunci tentang target, melakukan tindakan pada aplikasi uji di lingkungan yang terlindungi sebagaimana yang akan dilakukan oleh pihak yang berniat jahat, dan memahami bagaimana bukti serangan dapat dihapus
  • Menganalisis laporan status security test sementara (interim) tertentu untuk menentukan tingkat akurasi, keterpahaman, dan kesesuaiannya bagi pemangku kepentingan
  • Menganalisis dan mendokumentasikan kebutuhan security test yang perlu ditangani oleh satu atau lebih tools
  • Menganalisis dan memilih kandidat security test tools untuk pencarian tool tertentu berdasarkan kebutuhan yang telah ditentukan
  • Memahami manfaat penggunaan standar security testing dan di mana menemukannya